TRANSFORMASI INFRASTRUKTUR
Sebagai contoh, di GHS Kalakeri – sebuah sekolah koedukasi yang mengajar siswa kelas 8 hingga 10 – saat ini sedang dilakukan pengerjaan untuk meratakan lapangan bermain yang luas di bagian depan sekolah. Fase awal melibatkan pemadatan dan penghalusan tanah untuk menciptakan permukaan yang mampu menahan hujan lebat dan mengalirkan air berlebih ke danau terdekat yang digunakan desa setempat.
Di sekitar lapangan, penanaman bibit pohon merupakan bagian dari inisiatif jangka panjang. Pohon-pohon ini akan memberikan naungan dan perlindungan seiring berjalannya waktu, serta membantu mencegah erosi tanah. Para siswa di sekolah tersebut secara aktif terlibat dalam merawat bibit pohon, memastikan mereka tumbuh menjadi pohon yang sehat dan matang. Upaya penanaman pohon ini mendukung beberapa tujuan: meningkatkan ekosistem lokal, memperkuat ketahanan terhadap iklim, dan menciptakan lingkungan yang lebih berkelanjutan bagi sekolah dan masyarakat luas.
Selain itu, di DPEP Mugad, yang terletak 45 menit dari GHS Kalakeri, pekerjaan pembangunan taman bermain, lapangan, dan penataan lanskap telah selesai, dan sekolah serta masyarakat sekitarnya sudah merasakan manfaat dari perbaikan tersebut.