MEMBERDAYAKAN ANAK PEREMPUAN MELALUI SEPAK BOLA DI JEPANG
Sepak bola memiliki kekuatan untuk membangun kepercayaan diri, menjalin hubungan, dan menggali potensi. Namun, di Jepang, satu dari lima anak perempuan berhenti bermain sepak bola pada usia 13 tahun, seringkali karena terbatasnya kesempatan untuk terus menekuni olahraga tersebut selama masa sekolah menengah pertama.
Untuk membantu mengubah hal tersebut, adidas Jepang dan Asosiasi Sepak Bola Jepang (JFA) meluncurkan Her Team - sebuah inisiatif yang didedikasikan untuk menciptakan lebih banyak kesempatan bagi anak perempuan agar dapat bermain, berkembang, dan merasa menjadi bagian dari dunia sepak bola.
Menciptakan peluang untuk bermain sepak bolaInti dari Her Team adalah komitmen untuk membantu lebih banyak anak perempuan tetap terlibat dalam olahraga yang mereka sukai.
Tujuan utama inisiatif ini adalah untuk mendukung pembentukan dan perkembangan tim sepak bola putri di seluruh Jepang, serta membantu para pemain U-15 agar tetap bisa bermain selama fase kritis ketika banyak di antara mereka yang berhenti bermain karena terbatasnya kesempatan di tingkat sekolah menengah pertama.
Untuk mencapai tujuan tersebut, Her Team menyediakan sumber daya praktis, termasuk perlengkapan tim, dukungan perekrutan, dan akses ke peluang pengembangan sepak bola. Dengan membantu tim-tim baru memulai langkah pertama mereka dan memastikan tim-tim yang sudah ada berkembang pesat, Her Team sedang berupaya menghilangkan hambatan yang menghalangi para anak perempuan untuk melanjutkan perjalanan mereka di dunia sepak bola.
Membangun komunitas melalui sepak bolaHer Team bukan sekadar soal tim - namun soal rasa menjadi bagiannya.
Selain mendukung tim-tim putri, Her Team menyelenggarakan kegiatan komunitas dan klinik sepak bola yang dirancang untuk menjadikan sepak bola lebih mudah diakses, ramah, dan inklusif bagi para anak perempuan di seluruh Jepang.
Melalui pengalaman-pengalaman ini, dan melalui Her Team Cuptahunan, anak-anak perempuan dari seluruh penjuru negeri berkumpul untuk bermain, belajar, dan menjalin hubungan. Sebagai ajang sepak bola yang berfokus pada partisipasi, Her Team Cup membantu anak-anak perempuan membangun rasa percaya diri, menjalin persahabatan, dan melanjutkan perjalanan sepak bola mereka dalam lingkungan yang mendukung.
Bersama-sama, inisiatif ini menciptakan ruang yang ramah tempat para peserta dapat merasakan kegembiraan bermain sepak bola sekaligus menjadi bagian dari komunitas sepak bola yang lebih luas.
Menginspirasi generasi penerusRepresentasi memiliki arti.
Melalui Her Team Cup, para peserta berkesempatan untuk bertemu dengan mantan pemain Tim Nasional Wanita Jepang serta tokoh panutan lainnya dari dunia sepak bola wanita. Dengan berbagi kisah, pengalaman, dan tantangan mereka, para pelopor sepak bola ini membantu menginspirasi generasi penerus untuk bermimpi lebih besar dan melihat peluang-peluang baru bagi masa depan mereka di dunia olahraga ini.
Bagi banyak anak perempuan, interaksi-interaksi ini memberikan kesempatan langka untuk belajar langsung dari para perempuan yang telah berhasil merintis jalan mereka sendiri di dunia sepak bola.
Mewujudkan dampak jangka panjangSejak diluncurkan di tahun 2020, Her Team telah membantu mendirikan dan mendukung 102 tim sepak bola putri di seluruh Jepang, menciptakan lebih banyak kesempatan bagi anak perempuan untuk bermain, mengembangkan keterampilan mereka, dan tetap terlibat dalam sepak bola di komunitas lokal mereka.
Bersama dengan JFA, adidas turut membantu memastikan bahwa lebih banyak anak perempuan memiliki kesempatan untuk terus berkecimpung di dunia sepak bola, membangun rasa percaya diri melalui olahraga, dan membentuk masa depan mereka melalui sepak bola.
Membangun rasa percaya diri, selangkah demi selangkah

Olahraga memiliki kekuatan untuk mengubah hidup. Bagi Girls on the Run, itu bukan sekadar keyakinan. Itu adalah misi yang telah mereka jalankan selama bertahun-tahun, selangkah demi selangkah.
Girls on the Run menginspirasi para peserta dari berbagai tingkat kemampuan untuk membangun rasa percaya diri, mengembangkan keterampilan hidup, dan berkembang melalui sesi lari dan aktivitas gerak yang dipandu oleh pelatih sukarelawan, yang diakhiri dengan lomba lari 5K yang merayakan pencapaian mereka dan menumbuhkan rasa percaya diri yang bertahan jauh melampaui garis finis.
adidas dengan bangga telah menjalin kemitraan dengan Girls on the Run sejak tahun 2019. Karena ketika seorang anak perempuan merasa kuat secara fisik, ia pun merasa kuat sebagai diri sendiri. Program ini menjangkau para anak perempuan pada tahap kritis, memperkuat rasa percaya diri mereka pada saat dunia sering kali mulai membatasi apa yang mereka yakini mampu mereka lakukan. Dengan mendukung kesehatan fisik, kesejahteraan emosional, dan rasa percaya diri para anak perempuan, Girls on the Run hadir tepat di momen dan tempat yang paling mereka butuhkan.
Mewujudkan Kemitraan IniSelama pekan Boston Marathon tahun ini, adidas datang ke Boston dengan tujuan yang jelas: untuk merayakan kekuatan kemitraan, tujuan, dan komunitas bersama Girls on the Run, serta mewujudkan kemitraan tersebut di toko-toko adidas maupun di sepanjang rute lomba.
Dimulai di toko-toko, dengan Girls on the Run ditampilkan sebagai mitra donasi bulan April di kasir-kasir di seluruh gerai adidas, sehingga memberikan kesempatan kepada pelanggan biasa untuk menjadi bagian dari sesuatu yang lebih besar.
Dalam acara tersebut, 27 SoleMates, tim penggalangan dana endurance dari organisasi tersebut, berlari dan menggalang dana atas nama Girls on the Run. Bersama-sama, mereka berhasil mengumpulkan dana sebesar $400.000, sebuah jumlah yang luar biasa, untuk mendukung program-program yang diselenggarakan oleh dewan Boston. Untuk menghormati masing-masing dari 27 SoleMates, sebuah jaket perayaan dan sepasang sepatu lari adidas Evo SL diberikan sebagai penghargaan atas prestasi penggalangan dana yang mereka raih.
Mile 15: Ketika Tujuan dan Performa BerpaduSetelah seminggu penuh dengan semangat kerja sama, tujuan bersama, dan kebersamaan yang terwujud dalam aksi nyata, semuanya mencapai puncaknya pada hari perlombaan di titik simbolis mile 15 dari maraton, tempat keluarga, teman, dan para pendukung berkumpul untuk menyemangati SoleMates dan para pelari dari seluruh dunia.
Mile 15 sengaja dipilih sebagai simbol langkah selanjutnya. Melalui kerja samanya dengan Girls on the Run, adidas berkomitmen untuk mendorong para anak perempuan agar tetap aktif dalam olahraga setelah usia 14 tahun. Berada di mile 15 berarti hadir tepat pada saat itu, memberikan dukungan kepada para atlet muda saat mereka mengatasi rintangan dan terus melaju.
Boston bukan sekadar pekan kompetisi. Itu adalah bukti dari apa yang terjadi ketika sebuah kemitraan dibangun di atas keyakinan bersama: bahwa olahraga menumbuhkan rasa percaya diri, rasa kebersamaan, dan peluang bagi setiap anak perempuan yang membutuhkannya.
Meningkatkan akses ke olahraga dan edukasi
LET’S EXERCISE, SEOULDi wilayah semi-kering Passagem do Juazeiro, kehidupan sehari-hari dipengaruhi oleh cuaca yang sangat panas dan curah hujan yang rendah. Untuk mendukung komunitas, love.fútbol dan adidas bekerja sama untuk memperkenalkan lapangan multiolahraga yang didesain untuk bermain dan menjalin hubungan. Selain itu, infrastruktur penting juga dibangun untuk membantu memperkuat ketahanan lokal dan mendukung komunitas jangka panjang.
TANTANGANIklim semi-kering Passagem do Juazeiro membuat kegiatan sehari-hari menjadi jauh lebih sulit. Curah hujan yang rendah dan cuaca yang sangat panas berdampak pada sektor pertanian serta akses ke kegiatan olahraga dan rekreasi. Masyarakat setempat bergantung pada pertanian musiman yang sangat rentan terhadap kekeringan. Infrastruktur umum masih sangat minim, dengan sedikit ruang yang aman atau terstruktur untuk kegiatan olahraga atau kegiatan masyarakat.
Akibatnya, kaum muda memiliki kesempatan yang terbatas untuk ikut serta dalam kegiatan olahraga dan sosial, meskipun di tingkat lokal terdapat kebutuhan yang mendesak akan ruang yang aman dan inklusif serta terlindung dari panas yang ekstrem. Itulah sebabnya adidas dan Common Goal bekerja sama dengan love.fútbol melalui Move For The Planet — untuk menciptakan tempat yang teduh dan aman di mana anak-anak dapat berkumpul, bermain, berkembang, dan mengejar impian mereka.
PUSAT YANG TAHAN PERUBAHAN IKLIMInti dari proyek ini adalah lapangan serbaguna beratap yang dirancang untuk tahan terhadap kondisi ekstrem di Passagem do Juazeiro. Dilengkapi dengan penerangan bertenaga surya, area teduh, dan sistem penampungan air hujan, ruang ini dapat digunakan sepanjang tahun sekaligus mengatasi masalah panas dan kelangkaan air. Fasilitas ini menjadi fasilitas olahraga dan rekreasi khusus pertama bagi lebih dari 2.000 warga di enam desa.
Di samping lapangan, telah dipasang tangki penampung air hujan berkapasitas 16.000 liter untuk mengumpulkan dan menyimpan air guna mendukung produksi sayuran dan ikan bagi kebutuhan makan bersama masyarakat. Hal ini membantu meningkatkan ketahanan air, mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar, dan memperluas penyediaan pangan bagi keluarga yang membutuhkan.
MENGUBAH HIDUP MELALUI OLAHRAGAMulai dari kemitraan lokal hingga kegiatan sukarela karyawan, simak bagaimana kami meruntuhkan hambatan melalui olahraga. Baca kisah individu dan organisasi yang membantu kami dalam perjalanan kami.Info Selengkapnya EDUKASI& PEMBERDAYAANProyek ini juga menghadirkan program terstruktur yang memadukan olahraga dengan edukasi lingkungan dan pengembangan sosial. Anak-anak dan remaja mengikuti sesi rutin yang berfokus pada keberlanjutan, konservasi air, dan perlindungan bioma Caatinga setempat, serta nilai-nilai seperti inklusivitas, kesetaraan gender, dan kesejahteraan mental.
Kaum muda didorong untuk berperan aktif dalam mendukung berbagai kegiatan, membantu mengembangkan keterampilan kepemimpinan, serta memperkuat keterlibatan masyarakat. Inisiatif ini mendukung peningkatan akses terhadap olahraga, edukasi, dan keterampilan hidup, sekaligus berkontribusi pada peningkatan hubungan erat dan ketangguhan masyarakat.
Bersama-sama mewujudkan olahraga yang inklusif

Sejak tahun 1991, Special Olympics Germany telah berupaya mewujudkan kesetaraan akses terhadap pengembangan diri, kebebasan memilih, ekspresi diri, dan partisipasi dalam masyarakat: dengan memanfaatkan olahraga sebagai pendorong perubahan bagi para penyandang disabilitas intelektual. Sebagai federasi nasional yang diakui di bawah naungan Konfederasi Olahraga Olimpiade Jerman (DOSB), federasi ini menyelenggarakan‑pelatihan, kompetisi, serta program pendidikan dan kesehatan di seluruh negeri sepanjang tahun. Salah satu prinsip utama dalam kerjanya adalah keterlibatan aktif para atlet dalam membentuk organisasi itu sendiri: para atlet memegang peran penting sebagai pembicara, penasihat, wakil presiden, dan dalam berbagai fungsi lainnya, serta berkontribusi bagi organisasi layaknya rekan kerja lainnya.
Sejak tahun 2023, saat Jerman menjadi tuan rumah Special Olympics World Games di Berlin, adidas dan Special Olympics Germany telah menjalin kemitraan yang setara. Bersama-sama, kami menyediakan perlengkapan dan mendukung Tim Jerman di World Games di Berlin pada tahun 2023, Turin pada tahun 2025, dan Santiago de Chile pada tahun 2027, serta berinvestasi dalam program-program akar rumput yang mendorong akses ke olahraga dan klub olahraga bagi para atlet di seluruh Jerman. Tujuan kami adalah agar lebih banyak lagi dari 8% populasi penyandang disabilitas intelektual di Jerman saat ini yang termotivasi untuk berolahraga dan memiliki akses ke kegiatan olahraga. Tujuan bersama ini sangat jelas: menjadikan olahraga lebih inklusif di setiap tingkatan, dengan perlakuan yang setara bagi setiap atlet.
Didukung oleh Tim KamiInti dari kemitraan ini adalah tim proyek lintas fungsi yang terdiri dari karyawan adidas yang secara sukarela terlibat di luar tugas rutin mereka, bekerja bahu-membahu dengan Special Olympics Germany dan para atletnya yang turut menentukan setiap langkahnya.
Melalui kamp pelatihan di kampus kami, pertemuan antar atlet, dan acara-acara khusus seperti Global Week of Inclusion, para karyawan dan atlet Special Olympics menghabiskan waktu bersama untuk berlatih, makan bersama, dan bertukar perspektif. Bagi banyak rekan kami, pertemuan-pertemuan ini benar-benar membuka wawasan: para atlet membawa energi, wawasan, dan cara bersikap yang mengubah cara pandang kami terhadap olahraga, prestasi, serta arti sebenarnya dari inklusi.
Kekuatan Kreasi BersamaKreasi sepatu ini terinspirasi dari kemitraan brand ini dengan Chris Nikic serta semangat tak kenal lelahnya mendorong untuk memutus segala rintangan. Dengan melibatkan komunitas di setiap tahapan, mulai dari desain produk hingga pengujian, serta kemitraan dengan para pendukung yang menghubungkan kami dengan beragam deretan pelari, kami memastikan performa yang adaptif tidak hanya dianggap sambil lalu, tetapi sebagai bagian dari desain kami. Kami percaya melalui olahraga, kami memiliki kekuatan untuk mengubah hidup.
MENGUBAH HIDUP MELALUI OLAHRAGAMulai dari kemitraan lokal hingga kegiatan sukarela karyawan, simak bagaimana kami meruntuhkan hambatan melalui olahraga. Baca kisah individu dan organisasi yang membantu kami dalam perjalanan kami.Info Selengkapnya Lebih Dari Sekadar KemitraanIni bukan sekadar perjanjian kemitraan. Inisiatif ini digerakkan oleh kepemimpinan, dibentuk oleh tim proyek, dan diwujudkan bersama-sama oleh karyawan dan atlet. Pengalaman ini benar-benar inklusif, karena dirancang dengan pendekatan yang setara dan saling menguntungkan, serta merayakan setiap langkah perjalanan kita bersama-sama.
LET’S EXERCISE, SEOULDi Korea, sejak tahun 2017, adidas telah menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kota Seoul dalam proyek ‘Let's Exercise, Seoul’ untuk memastikan akses yang aman dan adil terhadap olahraga bagi semua orang tanpa memandang jenis kelamin, usia, dan kemampuan. Inisiatif ini berfokus pada peningkatan fasilitas olahraga serta penciptaan lingkungan yang lebih baik bagi warga Seoul agar dapat saling berinteraksi. Lapangan futsal Hwigyeong 2 telah direnovasi dan diresmikan pada November 2025.
LAPANGAN FUTSAL HWIGYEONG 2Lapangan futsal di Hwigyeong 2, yang terletak di taman tepi sungai di Distrik Dongdaemun, baru-baru ini ditutup sementara setelah hujan salju lebat merusak rangka atap dan pagar penyangga. Proyek 2025 ini berfokus pada upaya meningkatkan ketahanan fasilitas tersebut terhadap kondisi cuaca ekstrem dan banjir.
UPACARA PEMBUKAAN KEMBALIUntuk merayakan pembukaan kembali, diadakan sebuah upacara khusus bersama masyarakat. Acara tersebut menampilkan sesi pelatihan futsal bersama para pelatih dari mitra lama, Akademi Sepak Bola Cha Bum-kun. Anggota tim futsal anak-anak setempat juga turut serta, bersama dengan para orang dewasa dari Dewan Olahraga Distrik Dongdaemun yang memiliki disabilitas intelektual dan perkembangan, sehingga mereka memerlukan dukungan dalam kegiatan olahraga.
Para karyawan adidas yang menjadi sukarelawan turut serta untuk mendukung para peserta dan berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Saya juga merasa sangat bangga dapat menyampaikan ucapan terima kasih yang paling tulus dan mendalam kepada para karyawan sukarelawan kami. Anda benar-benar telah menunjukkan bagaimana menerapkan semangat kami, Melalui Olahraga, Kita Memiliki Kekuatan untuk Mengubah HidupMARKUS MORENT - Direktur Pelaksana adidas Korea
MENGUBAH HIDUP MELALUI OLAHRAGAMulai dari kemitraan lokal hingga kegiatan sukarela karyawan, simak bagaimana kami meruntuhkan hambatan melalui olahraga. Baca kisah individu dan organisasi yang membantu kami dalam perjalanan kami. Mengurangi hambatan bagi semua atlet
Mengurangi hambatan bagi semua atlet: Supernova Rise 3 AdaptiveBabak baru untuk adidas Running dimulai dengan Supernova Rise 3 Adaptive, sepatu running performa pertama dari adidas yang didesain dalam kemitraan dengan para atlet penyandang disabilitas.
Dikembangkan dengan input dari para penyandang disabilitas, para pengasuh, dan para atlet, serta terinspirasi dari atlet yang disponsori adidas, Chris Nikic - orang pertama dengan Down Syndrome yang menyelesaikan Ironman - sepatu ini diciptakan untuk para atlet penyandang disabilitas yang memastikan aksesibilitas, dan didesain menjadi bagian dari dunia olahraga sejak dari awal.
TANTANGANUntuk berjuta-juta orang dengan penyandang disabilitas, kemudahan untuk berlari bisa terasa mustahil. Kami mendengar langsung dari para atlet penyandang disabilitas bahwa hal semudah memakai sepatu lari mereka bisa menjadi suatu pengalaman tersendiri, mulai dari rasa percaya diri dan rasa nyaman, hingga apakah mereka mampu untuk berpartisipasi. Masukan mereka membantu kami mengidentifikasi berbagai rintangan dan menemukan solusi untuk mengatasi berbagai kebutuhan mereka yang sesungguhnya.
Seperti yang dijelaskan oleh Nik Nikic, ayah dari atlet Chris Nikic: “Dalam skala 1 hingga 10, jika kita berbicara skala toleransi nyeri pada orang normal dirasakan pada skala angka delapan, Chris akan merasakan skala nyeri yang sama pada skala angka satu."
Kekuatan Kreasi BersamaKreasi sepatu ini terinspirasi dari kemitraan brand ini dengan Chris Nikic serta dorongan tak kenal lelahnya mendorong untuk memutus segala rintangan. Dengan melibatkan komunitas di setiap tahapan, mulai dari desain produk hingga pengujian, serta kemitraan dengan para pendukung yang menghubungkan kami dengan beragam deretan pelari, kami memastikan performa yang adaptif tidak hanya diperlakukan sambil lalu, tetapi sebagai bagian dari desain kami. Kami percaya melalui panggung olahraga, kami diberdayakan untuk mengubah kehidupan.
ProdukSupernova Rise 3 Adaptive menampilkan desain ulang dengan penalian yang adaptif dan detail desain menggunakan indra peraba yang memudahkan untuk menggunakan sepatu, melakukan penyesuaian, dan lebih nyaman untuk digunakan. Sepatu itu juga memanfaatkan berbagai bahan Supernova yang telah terbukti, seperti midsole Dreamstrike+ yang lebih lembut, untuk memberikan perpaduan kenyamanan dan topangan yang superior bagi para atlet.
MENGUBAH HIDUP MELALUI OLAHRAGAMulai dari kemitraan lokal hingga kegiatan sukarela karyawan, simak bagaimana kami meruntuhkan hambatan melalui olahraga. Baca kisah individu dan organisasi yang membantu kami dalam perjalanan kami. Pemberdayaan melalui edukasi dan olahraga
KOLISI FOUNDATIONKolisi Foundation didirikan oleh Siya dan Rachel Kolisi pada tahun 2020, yang bertujuan mengatasi ketimpangan di Afrika Selatan. Visi dari Yayasan ini adalah untuk memberdayakan masyarakat melalui pendidikan dan olahraga, kesetaraan gender, dan keamanan pangan.
Pada tahun yang sama, adidas dan Kolisi Foundation bahu membahu mendobrak batasan untuk menjamin masyarakat Zwide memiliki akses ke olahraga dengan aman dan adil.
INFO KUNCILokasi:Zwide, Afrika Selatan
Mitra adidas sejak:2020
sport focus:
impact areas:
Dampak AreaInfrastruktur baru maupun yang diperbarui menyediakan akses ke olahraga dengan aman dan adil. Donasi produk menyediakan teknologi yang tepat untuk membina performa olahraga. Pendidikan melalui olahraga - membantu mengembangkan anak-anak yang sehat, aktif, lebih kuat secara emosional dan akademik sekaligus berkontribusi pada masyarakat di mana mereka tinggal.
TINDAKANMendorong Perubahan Sosial Melalui Pendidikan dan Olahraga Diluncurkan pada tahun 2022, Proyek Sekolah Siyaphakama Zwide adalah inisiatif kolaboratif khusus untuk mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi para remaja kota di Zwide, Afrika Selatan. Diambil dari nama Siya Kolisi dan Phakama, almarhumah ibunya, "Siyaphakama" artinya "Kami bangkit". Proyek ini menawarkan program yang disesuaikan di enam SD di Zwide - yang berfokus pada dukungan akademik, pendidikan fisik, nutrisi, dan keterampilan hidup, sekaligus memperbaiki fasilitas di setiap sekolah. Program ini memberdayakan anak-anak dan para remaja untuk memutus mata rantai kemiskinan.
MENGUBAH HIDUP MELALUI OLAHRAGAMulai dari kemitraan lokal hingga kegiatan sukarela karyawan, simak bagaimana kami meruntuhkan hambatan melalui olahraga. Baca kisah individu dan organisasi yang membantu kami dalam perjalanan kami. Mengembangkan kepemimpinan dan kesadaran lingkungan melalui olahraga
ENABLING LEADERSHIPadidas dan Common Goal mendukung organisasi internasional Enabling Leadership untuk melaksanakan proyek Play for the Planet di Distrik Dharwad dan komunitas sekitarnya di Karnataka, India.
Diluncurkan pada tahun 2011, inisiatif ini menggunakan metode pembelajaran berbasis sepak bola untuk mengembangkan keterampilan hidup, kepemimpinan, dan kesadaran lingkungan di kalangan anak-anak. Dengan mengombinasikan olahraga, pendidikan, dan keterlibatan komunitas, program populer ini secara nyata memperkuat kepercayaan diri, kerja sama tim, dan rasa tanggung jawab.
INFO KUNCILokasi:WILAYAH DHARWAD, INDIA
TAHUN MOVE FOR THE PLANET:2024
sport focus:SEPAK BOLA
impact areas:INFRASTRUKTUR OLAHRAGA YANG BERADAPTASI DENGAN PERUBAHAN IKLIM TELAH DIPULIHKAN DI 6 SEKOLAH PEDESAAN, DISERTAI DENGAN PENDIDIKAN KEPEMIMPINAN DAN LINGKUNGAN
TANTANGANDi India, banyak anak-anak yang terdaftar di sekolah-sekolah pemerintah, ketika kesempatan untuk mengembangkan keterampilan hidup dan belajar tentang isu-isu lingkungan sangat terbatas.
Sebagai bagian dari proyek, infrastruktur olahraga yang beradaptasi dengan perubahan iklim telah dipulihkan di enam sekolah pedesaan, disertai dengan pendidikan kepemimpinan dan lingkungan. Peningkatan ini membantu sekolah dan komunitas lokal beradaptasi dengan perubahan kondisi iklim, seperti curah hujan yang tinggi, erosi, dan periode kemarau yang berkepanjangan.
TRANSFORMASI INFRASTRUKTURSebagai contoh, di GHS Kalakeri – sebuah sekolah koedukasi yang mengajar siswa kelas 8 hingga 10 – saat ini sedang dilakukan pengerjaan untuk meratakan lapangan bermain yang luas di bagian depan sekolah. Fase awal melibatkan pemadatan dan penghalusan tanah untuk menciptakan permukaan yang mampu menahan hujan lebat dan mengalirkan air berlebih ke danau terdekat yang digunakan desa setempat.
Di sekitar lapangan, penanaman bibit pohon merupakan bagian dari inisiatif jangka panjang. Pohon-pohon ini akan memberikan naungan dan perlindungan seiring berjalannya waktu, serta membantu mencegah erosi tanah. Para siswa di sekolah tersebut secara aktif terlibat dalam merawat bibit pohon, memastikan mereka tumbuh menjadi pohon yang sehat dan matang. Upaya penanaman pohon ini mendukung beberapa tujuan: meningkatkan ekosistem lokal, memperkuat ketahanan terhadap iklim, dan menciptakan lingkungan yang lebih berkelanjutan bagi sekolah dan masyarakat luas.
Selain itu, di DPEP Mugad, yang terletak 45 menit dari GHS Kalakeri, pekerjaan pembangunan taman bermain, lapangan, dan penataan lanskap telah selesai, dan sekolah serta masyarakat sekitarnya sudah merasakan manfaat dari perbaikan tersebut.
PENDIDIKAN DAN PEMBERDAYAANSelain peningkatan infrastruktur, siswa juga belajar tentang pengelolaan limbah, daur ulang, dan penggunaan sumber daya berkelanjutan. Penekanan yang kuat pada inklusi gender memastikan bahwa anak perempuan dan laki-laki berpartisipasi secara setara, memupuk kepemimpinan dan pemberdayaan melalui kegiatan olahraga campuran.
adidas dan Common Goal akan terus mendukung Enabling Leadership dan inisiatif Play for the Planet di tahun 2026 - dengan fokus pada pengembangan infrastruktur yang adaptif terhadap perubahan iklim untuk sekolah-sekolah pedesaan dan penyediaan pendidikan lingkungan yang berkesinambungan dengan kegiatan olahraga.
MENGUBAH HIDUP MELALUI OLAHRAGAMulai dari kemitraan lokal hingga kegiatan sukarela karyawan, simak bagaimana kami meruntuhkan hambatan melalui olahraga. Baca kisah individu dan organisasi yang membantu kami dalam perjalanan kami.Info Selengkapnya